Pacitanupdate.com | Pacitan – Komandan Rayon Militer (Danramil) 0801/03 Arjosari, Lettu Cke Misrum, menghadiri kegiatan Dzikro Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Pondok Pesantren Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Kamis (15/1/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan hari besar Islam sekaligus wadah mempererat silaturahmi antara unsur TNI, Forkopimca, tokoh agama, dan masyarakat.
Acara yang berlangsung di halaman Masjid Pondok Tremas tersebut dihadiri jajaran Forkopimca Arjosari, para ulama, santri, serta ribuan jamaah. Hadir di antaranya Ketua Majelis Ma’arif K.H. Luqman Harist Dimyati, penceramah K.H. Muchtar Ghozali selaku Pengasuh P.P. Baitul Mustaqim Lampung, K.H.
Muhammad Habib, S.H., Kapolsek Arjosari IPDA Ferry Ardianto, Kasi Trantib Kecamatan Arjosari Hamsyah, serta sekitar 5.200 santri dan jamaah. Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Pimpinan Ponpes Tremas, K.H. Fuad Chabib Dimyathi.
Dalam tausiyahnya, K.H. Muchtar Ghozali menyampaikan makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Ia menekankan keutamaan shalat sebagai tiang agama dan sarana hubungan langsung antara hamba dengan Allah SWT, sekaligus mengajak umat untuk meningkatkan kualitas ibadah dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan.
Suasana khidmat tampak menyelimuti jalannya acara. Antusiasme santri dan masyarakat terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, terutama saat mengikuti ceramah dan doa bersama. Momentum ini juga dimaknai sebagai sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan umat Islam di wilayah Desa Tremas.
Usai kegiatan, Lettu Cke Misrum menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan momentum refleksi untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Melalui peringatan ini, kita diajak meneladani perjuangan Rasulullah SAW yang penuh pengabdian, kejujuran, dan kasih sayang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat dan tokoh agama. “Sinergi dan ukhuwah islamiah perlu terus dirawat agar tercipta hubungan yang rukun dan saling mendukung,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin K.H. Muchtar Ghozali dan dilanjutkan silaturahmi antara santri dan para undangan. Diharapkan, peringatan Isra Mi’raj ini membawa keberkahan serta mendorong peningkatan kualitas keimanan dan kebersamaan di lingkungan Pondok Pesantren Tremas dan masyarakat sekitarnya. (*)
Tags:
Daerah