PACITAN, Pacitanupdate.com — Genderang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Pacitan resmi ditabuh. Tahapan pendaftaran bakal calon telah dibuka, memantik antusiasme para figur potensial untuk memimpin desa. Salah satu yang menyatakan kesiapannya adalah Sunyoto Alimurti, S.E., atau yang akrab disapa Kang Plendik, yang secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Wonoanti, Kecamatan Tulakan, Selasa (21/7/2026).
Langkah Sunyoto ini menegaskan komitmennya untuk terjun langsung memajukan tanah kelahirannya. Pantauan di lokasi, pria yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial ini mendatangi Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa Wonoanti dengan didampingi keluarga, kerabat, serta sejumlah pendukung setianya. Kehadiran mereka disambut langsung oleh panitia penyelenggara.
Penyerahan berkas persyaratan pencalonan berlangsung tertib dan lancar, menandai dimulainya perjuangan Kang Plendik dalam kontestasi politik tingkat desa ini. Panitia selanjutnya akan melakukan verifikasi dan penelitian administrasi mendalam sebelum menetapkan daftar calon tetap (DCT) yang berhak melaju ke tahap pemungutan suara.
Dalam Pilkades kali ini, Sunyoto mengusung visi utama yang dirangkum dalam slogan yang kental dengan semangat lokal, yaitu "Wayae Mbangun Deso" (Waktunya Membangun Desa). Visi ini dijabarkan ke dalam program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Saya ingin ikut berkontribusi nyata bagi kemajuan desa dan memperkuat kebersamaan masyarakat. Fokus utama kami ke depan meliputi pembangunan infrastruktur yang merata, pemberdayaan ekonomi warga, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa agar lebih cepat dan responsif," tegas Sunyoto usai menyerahkan berkas pendaftaran, Selasa (21/7/2026).
Lebih lanjut, Sunyoto memaparkan bahwa pencalonannya berpijak pada tiga pilar nilai utama. Pertama, Merakyat, yaitu berkomitmen mendengar dan melayani aspirasi setiap warga tanpa sekat. Kedua, Amanah, dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan desa. Ketiga, Maju, guna mewujudkan kesejahteraan desa yang berkelanjutan melalui inovasi dan potensi lokal.
Sosok Sunyoto sendiri bukanlah figur asing bagi warga Wonoanti. Keterlibatannya yang aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, kegiatan sosial, dan budaya gotong royong dinilai menjadi modal sosial yang kuat. Hal ini membuatnya dinilai memahami betul dinamika, potensi, serta permasalahan riil yang dihadapi warga sehari-hari.
Baca Juga : Budayakan Tertib Berlalu Lintas, Kodim 0801/Pacitan Gelar Pemeriksaan Kendaraan Operasional
Langkah politik Sunyoto ini pun memantik beragam tanggapan positif dari warga setempat. Roby (45), salah seorang tokoh masyarakat Wonoanti, membenarkan bahwa figur Sunyoto cukup dikenal luas karena rekam jejak sosialnya yang baik. Namun, ia menekankan pentingnya proses demokrasi yang sehat dan obyektif.
"Beliau memang dikenal aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Namun pada akhirnya, masyarakat Wonoanti yang akan menilai dan menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak, gagasan, serta komitmen dari masing-masing calon demi masa depan desa," ujar Roby.
Kini, tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Pacitan 2026 terus berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati oleh Panitia Pemilihan Kabupaten. Harapan besar digantungkan agar seluruh rangkaian tahapan Pilkades dapat berlangsung secara aman, damai, dan demokratis, melahirkan pemimpin yang benar-benar berdedikasi untuk kemajuan desa. Warga pun diimbau untuk terus mengawal proses ini dengan penuh kedewasaan berpolitik. (KR)
Tags
Daerah

