PACITAN, Pacitanupdate.com – Kepolisian Resor (Polres) Pacitan secara resmi memberikan penghargaan (reward) kepada sejumlah personel kepolisian, tokoh organisasi pencak silat, hingga aparatur desa. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi besar mereka dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama momentum pengesahan warga baru organisasi pencak silat di wilayah Kabupaten Pacitan.
Upacara pemberian penghargaan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan di Lapangan Apel Polres Pacitan, Jalan Ahmad Yani No. 60, Pacitan, pada Senin pagi (13/7/2026). Agenda ini dilaksanakan dengan merujuk pada Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Rencana Kerja Polres Pacitan Tahun Anggaran 2026.
Sejumlah tokoh pencak silat dinilai sukses mengoordinasikan pengamanan swakarsa demi menjaga iklim damai di Pacitan. Di antaranya adalah Ketua Pengamanan Terate (Pamter) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan Pusat Madiun Parluh 17 Sanyoto Ali Murti, Ketua Korlap PSHT Parluh 16 Anugrah Sarjana, serta Ketua Korlap PSH Winongo Ki Balal Mustakim Agustian.
Baca Juga : Jangkau Daerah 3T, BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan Ujung Negeri secara Serentak di 558 Titik
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari institusi Polri atas dedikasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.
"Kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian sendiri, melainkan atas sinergi yang kokoh bersama elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pencak silat. Kami berharap momentum ini mempererat kemitraan strategis demi kedamaian Pacitan yang berkelanjutan," ujar AKBP Ayub Diponegoro Azhar dalam amanatnya.
Merespons apresiasi tersebut, Komandan Pamter PSHT Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti—atau yang akrab disapa Mas Plendik—menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menyebut penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi internal organisasi untuk terus mengawal anggotanya agar senantiasa tertib hukum.
"Penghargaan ini adalah kehormatan bagi kami. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polres Pacitan dan memastikan seluruh warga swakarsa dari PSHT berkontribusi positif, menjaga persaudaraan, serta menghindari potensi gesekan di lapangan demi kenyamanan seluruh warga Pacitan," tegas Sanyoto.
Selain tokoh organisasi pencak silat, Polres Pacitan juga menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah anggota Polri dan elemen masyarakat berprestasi lainnya. Di sektor olahraga, penghargaan diberikan kepada Tim Bola Voli Polres Pacitan serta jajaran atlet judo yang berhasil meraih juara pada ajang Piala Kapolda Jatim 2026.
Apresiasi tinggi juga diberikan kepada Tim Reserse Kriminal yang dipimpin Aipda Pujiyono atas keberhasilan mereka mengungkap cepat kasus tindak pidana penganiayaan berat bermodus penyiraman air keras.
Upacara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada unsur Tiga Pilar Kamtibmas Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo—yang terdiri dari Kepala Desa Trina Subagiya, Bhabinkamtibmas Briptu Purwo Bayu, dan Babinsa Sertu Muhammad Kediri. Ketiganya sukses mengharumkan nama daerah setelah menyabet Juara 1 Lomba Apresiasi 3 Pilar Tingkat Provinsi Jawa Timur. (KR)


