Pacitanupdate.com || PACITAN – Sebanyak 720 atlet catur dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur resmi memulai perjuangan memperebutkan gelar juara dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur ke-57 Tahun 2026. Kompetisi bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (9/7/2026) hingga Sabtu (11/7/2026), bertempat di Gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan.
Ajang tahun ini menarik perhatian publik dengan hadirnya delapan pecatur belia yang masih berusia lima tahun di kategori kelompok umur. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Prabaskara, atlet termuda andalan kontingen tuan rumah Pacitan.
Berdasarkan data panitia, Prabaskara akan bersaing ketat dengan tujuh pecatur cilik berbakat lainnya, yaitu Adam El Mahren (Pacitan), Aprilia Catur Etikaria (Pacitan), Dylan Santoso Tan (Banyuwangi), Farda Azri Nugraha (Banyuwangi), Fatimah Humaira Azzahra (Kota Malang), Jourell Edgar Tan (Kota Probolinggo), serta Pranaja Alghani Muarida (Pacitan).
Sebelumnya, pembukaan Kejurprov Catur Jawa Timur 2026 dilakukan langsung oleh Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, di Pendopo Kabupaten Pacitan pada Rabu malam (8/7/2026). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pengprov Percasi Jatim dan Pengcab Percasi Pacitan atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga memuji komitmen para orang tua dan pelatih yang konsisten membina tunas-tunas muda.
"Mari kita wujudkan semangat Jatim sebagai gerbang baru Nusantara sehingga bisa tumbuh atlet-atlet catur nasional dan internasional dari Jawa Timur, termasuk dari Pacitan," ujar Bupati Indrata Nur Bayuaji penuh optimisme.
Sebagai tuan rumah, kontingen Kabupaten Pacitan menerjunkan kekuatan penuh berkekuatan 56 atlet, yang terbagi atas 46 atlet kelompok umur 15 hingga 19 tahun, serta 10 atlet kategori senior putra dan putri.
Ketua Umum Percasi Kabupaten Pacitan, Bagus Surya Pratikna, menegaskan bahwa momentum ini menjadi tonggak penting kebangkitan olahraga catur di Pacitan sekaligus ajang pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang. Bagi Pacitan, gelaran ini merupakan pencapaian dinanti setelah satu dekade.
"Kegiatan ini sangat besar bagi kami karena setelah 10 tahun, sejak 2016, baru pada tahun 2026 ini Kabupaten Pacitan kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejurprov Jatim," tutur Bagus.
Di sisi lain, perputaran ekonomi daerah turut mendulang dampak positif dari agenda olahraga ini. Ketua Panitia Kejurprov Catur Jawa Timur, Mulyadi, mengungkapkan bahwa kehadiran ratusan atlet beserta official, orang tua, wasit, dan panitia membawa lebih dari 2.000 orang memadati Pacitan. Sektor perhotelan, penginapan, hingga pelaku UMKM lokal di sekitar lokasi acara dilaporkan mengalami lonjakan aktivitas.
"Kami sangat berharap masyarakat ikut meramaikan kegiatan ini. Walaupun tidak bisa menyaksikan jalannya laga secara langsung di ruang steril pertandingan demi menjaga konsentrasi atlet, masyarakat tetap bisa hadir memberikan dukungan sekaligus meramaikan stan UMKM yang ada di sekitar lokasi," pungkas Mulyadi. (KR)
Tags:
Daerah
