Ketahanan Pangan Bagian dari Pertahanan Negara, TNI dan Pemkab Pacitan Dorong Budidaya Sorgum Nasional

Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh Rudi Ariyanto, S.E., M.Sos., saat menunjukkan hasil panen komoditas sorgum dalam agenda Panen Raya Sorgum Yonif TP 934/Satria Buwana Yudha di Desa Barean, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan, Kamis (09/07/2026).


Pacitanupdate.com || PACITAN – Komandan Kodim (Dandim) 0801/Pacitan Letkol Arh Rudi Ariyanto, S.E., M.Sos., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pacitan secara resmi menghadiri sekaligus mengikuti jalannya kegiatan Panen Raya Sorgum Yonif TP 934/Satria Buwana Yudha. Komoditas alternatif ini dipanen di lahan produktif Desa Barean, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, pada Kamis (09/07/2026).


Langkah strategis ini dilaksanakan sebagai bentuk nyata akselerasi program pemerintah pusat dalam menguatkan stabilitas, ketahanan, serta diversifikasi pangan nasional di tingkat daerah. Kehadiran seluruh unsur pimpinan daerah mengukuhkan komitmen bersama untuk tidak bergantung pada satu komoditas pangan pokok saja.

Saat ditemui awak media di lokasi panen raya, Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh Rudi Ariyanto menegaskan bahwa agenda ini dirancang untuk mempererat integrasi lintas sektoral demi tercapainya kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

"Kegiatan Panen Raya Sorgum ini bertujuan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ini adalah sarana penting untuk mendorong pengembangan sorgum sebagai alternatif pangan bernilai ekonomis tinggi, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi pangan," ujar Letkol Arh Rudi Ariyanto.

Senada dengan hal tersebut, Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan (Danyon TP) 934/SBY Mayor Inf. Dr. Dian Nur Huda, M.A.P., menyampaikan bahwa keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti otentik kerja keras kolektif. Menurutnya, TNI Angkatan Darat melalui Batalyon Teritorial Pembangunan memegang komitmen teguh untuk terus mengawal program lumbung pangan ini.

"Sorgum dipilih karena memiliki potensi masa depan yang sangat cerah; tangguh menghadapi cuaca ekstrem dan hemat air, namun tetap kaya akan nutrisi. Melalui kerja sama ini, kami ingin mengirimkan pesan kuat bahwa ketahanan pangan adalah bagian tidak terpisahkan dari pertahanan negara. Negara yang kuat adalah negara yang rakyatnya mandiri atas pangannya sendiri," tegas Mayor Inf. Dian Nur Huda.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh prajurit dan kelompok tani yang terlibat, serta berharap capaian ini memotivasi jajarannya untuk selalu hadir menjadi solusi atas dinamika dan kesulitan ekonomi di tengah masyarakat.

Dari sisi pelaku usaha tani, Suprapto, salah seorang petani sorgum setempat, menyambut positif ekspansi budidaya ini. Ia menilai karakteristik wilayah Pacitan sangat adaptif terhadap tanaman tangguh ini.

"Sorgum sangat potensial dikembangkan di Pacitan karena mampu tumbuh optimal di lahan kering dan relatif tahan kekeringan. Kami berharap budidaya ini dapat menjadi alternatif nyata diversifikasi tanaman, mengoptimalkan produktivitas lahan, serta secara langsung mendongkrak pendapatan para petani lokal," ungkap Suprapto.

Agenda berskala daerah ini turut dihadiri secara langsung oleh Kapolres Pacitan, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kasi Intelijen Kejari Pacitan, Danlanal Pacitan, Dansubdenpom V/1-4 Pacitan, Komandan Detasemen Iswahyudi Pacitan, Perwira Satrad 406, Anggota DPRD Pacitan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan, jajaran Forkopimcam Pacitan, Kepala Desa Sidoharjo, serta segenap anggota kelompok tani lokal. (KR)


Lebih baru Lebih lama