Atasi Kekeringan, Babinsa Ngadirojo Dampingi Pengeboran Sumur Dalam BNPB di Pacitan

Babinsa Koramil 07/Ngadirojo Serka Jaman saat mendampingi pekerja teknis dalam proses pengeboran sumur di Dusun Damas, Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Selasa (8/9/2026).

𝐏𝐀𝐂𝐈𝐓𝐀𝐍 | 𝐏𝐚𝐜𝐢𝐭𝐚𝐧𝐮𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞.𝐜𝐨𝐦 — Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Ngadirojo, Kodim 0801/Pacitan, Serka Jaman, mendampingi sekaligus mengawasi pengerjaan program bantuan pengeboran sumur dalam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Dusun Damas RT 01/RW 05, Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Selasa (8/9/2026). Hingga saat ini, proses pengeboran yang dikerjakan oleh tiga tenaga teknis tersebut telah mencapai kedalaman 42 meter guna mengatasi krisis air bersih warga setempat saat musim kemarau.

​Pembangunan sumur dalam ini menjadi langkah strategis mitigasi bencana kekeringan sekaligus upaya meningkatkan ketahanan air bersih jangka panjang bagi masyarakat terdampak. Pihak pelaksana optimistis, hadirnya sumur bor tersebut dapat menjadi solusi permanen agar warga Dusun Damas memperoleh akses air bersih yang layak.

Meski demikian, pengerjaan di lapangan menemui tantangan teknis. Struktur tanah lokasi yang didominasi lapisan batu keras memperlambat target waktu pengeboran, bahkan sempat mengakibatkan mata bor patah. Guna mengatasi hambatan tersebut, tim teknis langsung melakukan perawatan mesin dan berkoordinasi untuk penggantian suku cadang agar pengerjaan dapat segera dilanjutkan.

​"Sebagai aparat kewilayahan, kami hadir untuk memastikan setiap kegiatan yang bertujuan baik untuk masyarakat berjalan aman dan lancar. Kami mendampingi pengeboran sumur bor ini agar pengerjaan cepat selesai dan segera dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih warga Desa Hadiwarno," ujar Serka Jaman di lokasi pengerjaan.

​Proses pengeboran kini terus berjalan dengan pengawasan ketat dari aparat kewilayahan. Pihak pelaksana bersama TNI berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh seluruh warga desa. (*)

Lebih baru Lebih lama