Pacitanupdate.com, PRINGKUKU — Sebuah insiden kebakaran hebat melanda rumah milik Siswanto (34), seorang perangkat desa Glinggangan, yang terletak di RT 02/RW 07, Dusun Blimbing, Desa Glinggangan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, pada Sabtu (30/5/2026) siang sekira pukul 11.30 WIB. Amukan si jago merah yang diduga dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik tersebut menghanguskan bagian atap bangunan dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa naas ini pertama kali diketahui oleh dua orang warga setempat, Pamiji (68) dan Paenen (65), yang saat itu sedang memanen padi di area persawahan persis di bawah lokasi rumah korban. Ketika sedang beristirahat sembari meminum kopi, keduanya dikejutkan oleh suara keras berupa kaca pecah yang bersumber dari arah kediaman Siswanto. Saat pandangan dialihkan, mereka mendapati kepulan asap hitam pekat telah membubung tinggi ke udara.
Melihat situasi darurat tersebut, kedua saksi segera bergegas menuju pusat asap dan menemukan kobaran api sudah membesar serta melalap struktur atap rumah korban. Dengan sigap, saksi langsung memukul kentongan tradisional secara bertubi-tubi guna menyuarakan tanda bahaya dan meminta pertolongan warga sekitar. Beruntung, saat musibah terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena Siswanto beserta seluruh anggota keluarganya tengah menghadiri acara hajatan pernikahan kerabat di wilayah Kecamatan Arjosari.
"Tadi kami sedang istirahat di sawah bawah rumah korban, tiba-tiba terdengar suara kaca pecah keras sekali. Pas kami lihat ke atas, asap hitam sudah tebal. Kami langsung lari ke lokasi dan melihat api sudah membesar di atap. Spontan saya pukul kentongan biar warga berkumpul membantu. Alhamdulillah, warga cepat bergerak dan petugas juga segera datang," ujar Pamiji (68), salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Sekretaris Desa Glinggangan, Agus (52), yang menerima laporan dari saksi, langsung meneruskan informasi tersebut kepada pihak Mapolsek Pringkuku dan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pacitan. Personel gabungan yang terdiri dari Polsek Pringkuku, Babinsa Koramil, perangkat desa, tim Damkar, serta dibantu oleh masyarakat setempat segera bahu-membahu melakukan upaya pemadaman total agar api tidak merembet ke pemukiman sekitar.
Kapolsek Pringkuku, Iptu Cahyo Saputro, S.H., memimpin langsung jalannya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Kanit Reskrim Aiptu Dedy Y. beserta jajaran Bhabinkamtibmas. Dari hasil penyelidikan awal dan pengamanan barang bukti berupa satu buah unit casing power sound system berwarna hitam yang dalam kondisi hangus, polisi menduga kuat bahwa api berasal dari hubungan arus pendek pada perangkat elektronik tersebut.
"Berdasarkan hasil olah TKP sementara dan keterangan para saksi, peristiwa kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting listrik pada perangkat power alat pengeras suara (amply sound system) milik korban yang posisinya tidak dicabut dari stopkontak saat ditinggal pergi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah)," ungkap Kapolsek Pringkuku, Iptu Cahyo Saputro, S.H.
Pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini telah kondusif dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim Damkar Kabupaten Pacitan. Kasus ini kini dalam penanganan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Pringkuku untuk pemenuhan administrasi penyidikan (mindik) serta pelaporan berkala kepada pimpinan Polres Pacitan.
Menanggapi insiden ini, Kanit Reskrim Polsek Pringkuku, Aiptu Dedy Y., menyampaikan harapan dan imbauan tegas kepada masyarakat luas agar lebih waspada terhadap potensi bahaya serupa.
"Kami mengimbau secara tegas kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah hukum Pringkuku, agar selalu meningkatkan kewaspadaan sebelum meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pastikan seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan, terutama yang berdaya besar seperti sound system, kipas angin, atau pengisi daya (charger), dicabut sepenuhnya dari aliran listrik demi mencegah terjadinya musibah kebakaran di masa mendatang," pungkas Aiptu Dedy Y. (KR)
Tags:
Daerah