Pacitanupdate.com, PACITAN — Sebuah insiden kebakaran melanda rumah milik Siswanto (30), seorang Kepala Dusun (Kasun) Blimbing, yang berlokasi di RT 01/RW 06, Dusun Blimbing, Desa Glinggangan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, pada Sabtu (30/5/2026) siang.
Peristiwa yang diduga kuat dipicu oleh hubungan pendek arus listrik (korsleting) tersebut menghanguskan bagian atap hingga ruang tamu rumah korban, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang warga setempat, Painen, sekira pukul 11.39 WIB. Saat itu, ia melihat kepulan asap disertai kobaran api mulai muncul dari bagian atap rumah korban. Menyadari adanya bahaya, Painen spontan berteriak meminta pertolongan guna memanggil warga sekitar untuk melakukan tindakan darurat.
Mendengar teriakan tersebut, warga setempat langsung berdatangan untuk membantu menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah. Menggunakan alat seadanya seperti ember, warga secara gotong royong menyiramkan air untuk melokalisasi kobaran api agar tidak merembet semakin luas. Tak lama berselang, sekira pukul 11.43 WIB, seorang warga bernama Evi segera menghubungi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pacitan beserta aparat kewilayahan terkait.
Mendapat laporan dari masyarakat, Babinsa Koramil 0801/12 Pringkuku, Sertu Iwan, bersama personel Damkar dan aparat desa langsung bergerak sigap meninjau lokasi kejadian. Dalam waktu kurang dari 30 menit, armada mobil Damkar tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan penanganan intensif bersama petugas gabungan serta masyarakat untuk memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala.
"Syukur Alhamdulillah, sekitar pukul 12.49 WIB kebakaran secara keseluruhan sudah dapat dipadamkan secara total," ujar Sertu Iwan saat memberikan keterangan di lokasi evakuasi.
Meskipun api berhasil dipadamkan dan tidak ada laporan mengenai korban jiwa, dampak kerusakan pada bangunan fisik cukup signifikan. "Untuk korban jiwa nihil, namun kerugian material akibat bagian ruang tamu dan atap rumah yang habis terbakar ditaksir mencapai kurang lebih Rp50 juta rupiah," tambah sang Babinsa.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, Sertu Iwan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada warga sekitar agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik maupun aktivitas rumah tangga lainnya.
Pihak aparat terkait bersama Polsek setempat kini tengah melakukan pendataan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, peristiwa ini murni diduga akibat kendala teknis kelistrikan dan penanganannya telah berjalan secara kondusif berkat sinergi cepat antara TNI, petugas pemadam, dan kepedulian warga sekitar. (*)
Tags:
Peristiwa