PRINGKUKU | Pacitanupdate.com — Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pringkuku bergerak cepat menindaklanjuti dugaan tindak pelecehan seksual secara terbuka (eksibisionisme) yang dialami seorang perempuan di kawasan Jalan Dadapan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Polisi saat ini tengah memburu terduga pelaku berdasarkan ciri-ciri dan keterangan yang dihimpun dari korban.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian publik di media sosial setelah korban membagikan kisah yang dialaminya melalui akun TikTok. Korban mengaku menjadi sasaran tindakan tidak senonoh saat dalam perjalanan pulang bekerja pada malam hari.
Kanit Reskrim Polsek Pringkuku, AIPTU Dedy Yudiantoro, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait dugaan aksi eksibisionisme tersebut dan saat ini masih melakukan proses penyelidikan intensif.
Berdasarkan laporan kepolisian, insiden tersebut terjadi pada Jumat (10/7/2026) sekira pukul 20.30 WIB. Korban diketahui seorang mahasiswi/pelajar berinisial EA (18), warga Desa Candi, Kecamatan Pringkuku.
AIPTU Dedy Yudiantoro menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy seorang diri seusai pulang bekerja. Di tengah perjalanan, korban menyadari ada seorang pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter berwarna merah yang membuntutinya.
"Korban semula mengira pengendara tersebut adalah kenalannya. Namun, saat korban menoleh, ternyata ia tidak mengenali orang tersebut," ujar AIPTU Dedy Yudiantoro dalam keterangannya, Sabtu (01/8/2026).
Ketika melintas di kawasan Lodenok, terduga pelaku tiba-tiba menyejajarkan posisi sepeda motornya dengan kendaraan korban. Dalam posisi berdampingan tersebut, terduga pelaku diduga nekat memperlihatkan alat kelaminnya serta mengeluarkan kata-kata yang meminta korban untuk menyentuhnya.
Merasa terancam dan ketakutan, korban langsung memacu sepeda motornya untuk melarikan diri. Meski demikian, terduga pelaku sempat terus membuntutinya dari belakang. Aksi pembuntutan tersebut baru terhenti dan terduga pelaku memutar balik kendaraannya setelah mendekati kawasan pemukiman warga.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban tidak mengenal identitas terduga pelaku. Saat aksi berlangsung, terduga pelaku menggunakan penutup wajah (masker) dan korban tidak sempat mencatat nomor polisi (nopol) kendaraan Yamaha Jupiter merah yang digunakannya.
"Hingga saat ini terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan. Kami telah mengantongi sejumlah petunjuk dan ciri-ciri awal untuk melakukan pencarian di lapangan," tegas Dedy.
Pihak Kepolisian Sektor Pringkuku mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas maupun keberadaan terduga pelaku agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. Polisi juga meminta warga tidak ragu melapor jika menemui atau mengalami tindakan kejahatan serupa.
Selain itu, kepolisian mengingatkan masyarakat, khususnya pengendara perempuan yang beraktivitas pada malam hari, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Apabila merasa diikuti oleh orang mencurigakan, pengendara disarankan segera mengarahkan kendaraan ke tempat yang ramai, pos pengamanan, atau pemukiman warga terdekat guna meminta bantuan. (Kris)
Tags
Peristiwa
