Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Babinsa Arjosari Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Pembacaan Al-Barzanji di Pacitan

Jajaran Forkopimcam Arjosari, tokoh agama, dan warga saat menghadiri pengajian serta pembacaan Maulid Al-Barzanji di Masjid At-Taqwa, Desa Arjosari, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Sabtu (12/9/2026) malam.

PACITAN | Pacitanupdate.com — Dalam rangka mempererat tali ukhuwah islamiyah dan meneladani nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW, jajaran Forkopimcam Arjosari bersama tokoh agama dan masyarakat menggelar pengajian serta pembacaan Maulid Al-Barzanji memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid At-Taqwa, Desa Arjosari, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Sabtu (12/9/2026) malam.

​Perwakilan Danramil 03/Arjosari Kodim 0801/Pacitan, Sertu Sandi W, turut hadir dalam kegiatan spiritual yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut. Selain jajaran TNI, hadir pula perwakilan Kapolsek Arjosari Aiptu Andrik, perwakilan Camat Arjosari Dasuki, Pengasuh Ponpes Al-Fattah Kikil KH. Hamka Hakim, Lc., M.Hum., Ketua Takmir Masjid At-Taqwa H. Sitrosno, S.Hi., M.M., serta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

​Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Basmallah, sambutan Ketua Panitia Ir. Irfa'i, dan sambutan Ketua Takmir Masjid At-Taqwa. Memasuki acara inti, para jamaah secara khusyuk mengikuti pembacaan Tawasul, Maulid Al-Barzanji, hingga prosesi Mahalul Qiyam.

​Dalam tausiyahnya (mauidhah hasanah), Pengasuh Ponpes Al-Fattah Kikil, KH. Hamka Hakim, menekankan pentingnya menjadikan momen Maulid Nabi sebagai sarana introspeksi dan perbaikan diri di tengah kehidupan bermasyarakat.

​"Maulid ini merupakan momentum penting untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, serta mengamalkan ajaran-ajarannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari," tutur KH. Hamka Hakim di hadapan para jamaah.

​Senada dengan hal tersebut, perwakilan Danramil 03/Arjosari, Sertu Sandi W, menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW harus diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

​"Meneladani Nabi berarti mentransformasikan nilai-nilai ibadah ke dalam perilaku sehari-hari, baik dalam pelayanan publik, hubungan antarwarga, maupun tata kelola pemerintahan," kata Sertu Sandi.

​Sementara itu, Ketua Takmir Masjid At-Taqwa, H. Sitrosno, mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara tersebut. Ia berharap kegiatan keagamaan semacam ini terus dipertahankan sebagai sarana silaturahmi berkala.

​"Kami mengucapkan terima kasih kepada unsur Forkopimcam, tokoh agama, dan seluruh warga yang hadir. Semoga peringatan Maulid ini terus menjadi agenda tahunan untuk mempererat kebersamaan kita," ungkap Sitrosno.

​Seluruh rangkaian kegiatan keagamaan ini berakhir pada pukul 22.15 WIB dengan doa bersama. Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga akhir kegiatan. (*)

Lebih baru Lebih lama