Pacitanupdate.com | ARJOSARI – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Kalisat, Dusun Karang, Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, hingga Selasa (3/3/2026) telah mencapai sekitar 80 persen. Proyek tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh prajurit Kodim 0801/Pacitan bersama masyarakat setempat.
Jembatan gantung ini dibangun sebagai pengganti jembatan lama yang mengalami kerusakan berat dan dinilai membahayakan keselamatan warga. Sebelumnya, jembatan tersebut dilaporkan beberapa kali ambruk sehingga mengganggu aktivitas masyarakat, terutama akses pelajar dan kegiatan ekonomi warga.
Komandan Kodim 0801/Pacitan Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P melalui Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Kodim 0801/Pacitan Kapten Czi Suprapto menyampaikan bahwa progres pembangunan terus dikebut agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Per hari ini progresnya sudah mencapai sekitar 80 persen. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat,” ujar Kapten Suprapto.
Ia menjelaskan, tahapan pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pemasangan papan lantai jembatan dan dilanjutkan dengan proses finishing, termasuk pengecatan. Menurutnya, antusiasme warga cukup tinggi karena jembatan tersebut sudah lama dinantikan sebagai sarana penghubung utama antarwilayah.
“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan. Harapannya, dalam waktu dekat jembatan sudah bisa digunakan dengan aman,” tambahnya.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program percepatan infrastruktur yang digagas Presiden Prabowo Subianto melalui pembentukan Satgas Darurat Jembatan. Program tersebut dijalankan melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia guna mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jembatan di berbagai daerah terpencil, termasuk di Kabupaten Pacitan.
Program ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan kelancaran akses masyarakat, khususnya bagi pelajar yang setiap hari melintasi sungai untuk menuju sekolah, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.
Warga Desa Pagutan menyambut positif percepatan pembangunan tersebut. Mereka berharap jembatan yang baru nantinya memiliki konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama sehingga tidak lagi menimbulkan kekhawatiran saat dilintasi, terutama pada musim hujan.
Pemerintah dan unsur TNI berharap pembangunan ini tidak hanya memulihkan akses transportasi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam membangun infrastruktur desa.
Dengan progres yang telah mencapai 80 persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan segera rampung dan dapat difungsikan secara penuh untuk menunjang keselamatan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi warga Arjosari dan sekitarnya. (Kris)
Tags:
Daerah