Pacitanupdate.com | NGADIROJO — Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel terus didorong melalui rapat pertanggungjawaban Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rejomulyo yang digelar di Balai Desa Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta pemangku kepentingan desa sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga akuntabilitas pengelolaan usaha desa.
Rapat pertanggungjawaban BUMDes Rejomulyo dihadiri perwakilan berbagai instansi, termasuk Babinsa dari Koramil 08/Ngadirojo di bawah naungan Kodim 0801/Pacitan, yang diwakili Serma Danang. Kehadiran aparat dan unsur pemerintah menjadi bentuk pengawasan sekaligus dukungan terhadap pengelolaan BUMDes yang profesional dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Selain unsur TNI, rapat juga dihadiri perwakilan PMD Kabupaten, tenaga kesehatan, unsur kepolisian, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga pengurus dan pengawas BUMDes. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan, penyampaian laporan direktur, sambutan dewan pengawas, penasihat, pemerintah desa, serta arahan dari unsur kecamatan sebelum ditutup secara resmi.
Dalam keterangannya, Serma Danang menyampaikan bahwa kehadiran aparat kewilayahan merupakan bentuk kepedulian terhadap transparansi pengelolaan usaha desa sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
“Sebagai Babinsa, kami hadir untuk menyimak seluruh proses pertanggungjawaban dan memastikan kegiatan berlangsung tertib serta mendukung sinergi lintas sektor,” ujarnya.
Camat Ngadirojo, Tofik Efendi, menekankan pentingnya akuntabilitas dan inovasi dalam pengelolaan BUMDes agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Ia berharap pengurus terus meningkatkan profesionalisme dan memperluas peluang usaha yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Sementara itu, Kepala Desa Ngadirojo, Agus Sugianto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi dan berpartisipasi aktif dalam pengembangan BUMDes sebagai aset bersama desa. Di sisi lain, Direktur BUMDes Rejomulyo, Suratmo, menyampaikan komitmennya meningkatkan transparansi laporan keuangan dan memperkuat program usaha berbasis potensi lokal.
Rapat pertanggungjawaban ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat. Para pihak sepakat mendorong pengelolaan BUMDes yang lebih terbuka, profesional, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga secara merata. (Kris)
Tags:
Daerah