TNI dan Warga Pacitan Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Tengah Puasa, Progres Capai 48 Persen

Pacitanupdate.com | ARJOSARI – Semangat personel Kodim 0801/Pacitan bersama Pemerintah Desa dan warga tak surut meski menjalani ibadah puasa. Mereka terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Tleken, Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Sabtu (21/2/2026). Hingga akhir pekan ini, progres pembangunan telah mencapai 48 persen.

Pekerjaan melibatkan 15 personel TNI dari Kodim 0801/Pacitan, lima perangkat Desa Pagutan, serta 10 warga setempat. Kolaborasi lintas unsur ini difokuskan untuk mempercepat akses penghubung antara Desa Pagutan dan Desa Gunungsari.

Serma Triyatno, salah satu anggota Kodim yang terlibat di lapangan, menjelaskan sejumlah tahapan pekerjaan telah menunjukkan kemajuan signifikan. 

Droping material mencapai 85 persen, pembersihan dan pemasangan bouwplank 100 persen, pembesian balok beton 100 persen, pemasangan batu pondasi uprit 100 persen, serta penggalian lubang anchor bentangan bawah 100 persen. Sementara itu, pembersihan footplate 60 persen, pembuatan garpu dan anchor 30 persen, pemasangan papan dan ram kawat 40 persen, serta pemotongan besi landasan bawah 60 persen.

“Meski dalam kondisi berpuasa, kami tetap bekerja maksimal agar pembangunan jembatan ini bisa selesai lebih cepat. Kami berupaya menjaga kualitas pekerjaan sekaligus mengejar target waktu,” ujar Serma Triyatno.

Ia menambahkan, percepatan dilakukan karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sebagai akses vital antarwilayah. Selama ini, warga harus memutar cukup jauh untuk menuju desa tetangga, terutama untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Kepala Desa Pagutan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dan partisipasi aktif warga. Menurutnya, pembangunan jembatan gantung sepanjang 25 meter dengan lebar 1,4 meter itu akan memangkas jarak tempuh serta meningkatkan mobilitas masyarakat di kedua desa.

“Kami berharap jembatan ini nantinya benar-benar menjadi sarana penghubung yang aman dan memperlancar aktivitas warga. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini,” ujarnya.

Dengan progres yang terus meningkat, seluruh pihak optimistis pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda dapat selesai sesuai target. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempererat hubungan sosial warga Desa Pagutan dan Desa Gunungsari di Kecamatan Arjosari. (Kris/red)
Previous Post Next Post