Ribuan Santri Pondok Tremas dan Unsur Forkopimda Pacitan Khidmat Ikuti Berjanjen Maulid Nabi

Suasana panggung utama saat ribuan santri dan jajaran undangan mengikuti kegiatan Berjanjen dan Diba'an Keluarga Besar Perguruan Islam Pondok Tremas Tahun 1448 H/2026 M bertempat di Halaman Masjid P.I.P Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Pada Senin (24/8/2026) malam. (Foto: Dok. Istimewa)

𝐀𝐑𝐉𝐎𝐒𝐀𝐑𝐈 | 𝐏𝐚𝐜𝐢𝐭𝐚𝐧𝐮𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞.𝐜𝐨𝐦 – Ribuan santri dan keluarga besar Perguruan Islam Pondok (PIP) Tremas menggelar kegiatan spritual dengan tajuk Berjanjen dan Diba'an dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M, bertempat di halaman Masjid P.I.P Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, pada Senin (24/8/2026) malam.

​Kegiatan rohani yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Perguruan Islam Pondok Tremas, KH Fuad Habib Dimyati, tersebut berlangsung khidmat, syahdu, serta sarat akan makna spiritual. Lantunan salawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW menggema, diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh hadirin yang memenuhi lokasi acara.

​Acara ini tidak hanya diikuti oleh internal pondok, tetapi juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pacitan. Tampak hadir Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji beserta jajaran Pemkab Pacitan, Kapolsek Arjosari, serta Komandan Koramil (Danramil) 0801/03 Arjosari, Kodim 0801/Pacitan, Letda Cke Misrun, yang didampingi oleh Lettu Cke Misrum.

Kepada media, Lettu Cke Misrum menjelaskan bahwa kehadirannya dalam acara ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap kegiatan keagamaan di wilayah tersebut. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat komando kewilayahan dengan para ulama, tokoh agama, serta elemen masyarakat di Kecamatan Arjosari.


​Sebagai bagian dari tugas aparat kewilayahan, Koramil memastikan agar setiap kegiatan kemasyarakatan, terlebih yang melibatkan massa dalam jumlah besar, dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan aman.

​Lettu Cke Misrum juga mengajak seluruh umat Islam untuk memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi ini sebagai sarana refleksi diri untuk memperbaiki perilaku. Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dan mengamalkan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari.

​“Mari kita senantiasa meneladani ajaran Nabi dengan dilandasi iman dan takwa kepada Allah SWT, sehingga dapat kita wujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutur Lettu Cke Misrum. (KR)

Lebih baru Lebih lama