𝐏𝐑𝐈𝐍𝐆𝐊𝐔𝐊𝐔 | 𝐏𝐚𝐜𝐢𝐭𝐚𝐧𝐮𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞.𝐜𝐨𝐦 — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar dua hektar lahan milik Perhutani di Dusun Beji, Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Senin (24/8/2026) sore. Api yang sempat berkobar di area vegetasi kering berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB setelah petugas pemadam kebakaran bersama personel gabungan dan warga setempat diterjunkan ke lokasi kejadian.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Riva (35) yang tengah melintas di jalur perhutani tersebut. Melihat adanya titik api yang mulai menjalar dan membesar, ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pringkuku agar mendapat penanganan cepat.
"Saat melintas di area Perhutani, saya melihat api sudah menjalar. Karena khawatir api semakin besar, saya langsung menghubungi pihak Polsek Pringkuku agar segera ditindaklanjuti dan dilaporkan ke pemadam kebakaran," ujar Riva saat memberikan keterangan.
Menerima laporan warga, petugas Polsek Pringkuku bersama Babinsa Koramil 0801/12 Pringkuku berkoordinasi cepat dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pacitan serta Batalyon TP 934/SBY. Sejumlah unsur gabungan yang terdiri dari Damkar Pacitan, personel Koramil 0801/12 Pringkuku, Polsek Pringkuku, Yon TP 934/SBY, perangkat Desa Dadapan, serta masyarakat sekitar bahu-membahu melokalisasi kobaran api agar tidak meluas ke permukiman atau area hutan lainnya.
Penyebab pasti kebakaran tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Namun, dugaan sementara memicu timbulnya api berasal dari kombinasi cuaca panas terik, angin kencang, serta guguran daun bambu dan semak belakangan yang mengering sehingga sangat mudah tersulut, termasuk potensi akibat kelalaian pembuangan puntung rokok.
Di lokasi kejadian, Danramil 0801/12 Pringkuku, Kapten Arm Toni Siswanto, bersama para Babinsa menegaskan bahwa pihaknya langsung turun tangan membantu proses pemadaman serta memimpin koordinasi lintas sektor di lapangan.
"Kami langsung turun membantu penanganan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Dadapan serta pihak-pihak terkait agar pemadaman berjalan efektif," kata Kapten Arm Toni Siswanto di tempat kejadian perkara (TKP).
Memasuki musim kemarau dengan kondisi angin yang cukup kencang, Danramil memberikan imbauan khusus kepada masyarakat, terutama warga yang beraktivitas mencari pakan ternak atau rumput di kawasan Perhutani Pringkuku.
"Kami mengimbau warga yang beraktivitas di hutan agar lebih berhati-hati, terutama jika merokok, jangan membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi angin saat ini cukup kencang dan banyak ranting, daun, serta semak kering yang sangat rawan memicu kebakaran besar," tambahnya.
Hingga Senin sore, api dipastikan telah padam sepenuhnya. Meski demikian, Kapten Arm Toni Siswanto menegaskan bahwa petugas gabungan tetap melakukan pemantauan ketat di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api susulan (hotspot) yang dapat kembali tersulut angin. (KR)
Tags
Peristiwa


