Danramil Nawangan Hadiri Pengajian Akbar Penutupan KKN STAINU Pacitan

PacitanUpdate.com || Pacitan – Komandan Koramil 05/Nawangan Kodim 0801/Pacitan, Kapten Inf Agus Nuriadi, menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAINU Pacitan tahun 2025 yang digelar di Balai Desa Penggung, Kecamatan Nawangan, Pacitan, Sabtu (29/11/2025) malam.

Kegiatan ini menandai berakhirnya program KKN yang telah dilaksanakan oleh 16 mahasiswa STAINU Pacitan selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 November 2025, di Dusun Siki, Desa Penggung. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan aman berkat dukungan masyarakat serta sinergi lintas sektor.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Agus Nuriadi menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa yang dinilai telah menjalankan pengabdian dengan penuh komitmen. Menurutnya, KKN merupakan proses penting dalam membentuk karakter, meningkatkan pengalaman, dan memperluas wawasan mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional.
“KKN tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan langsung dinamika masyarakat. Hal ini sangat bermanfaat dalam membangun kompetensi dan kesiapan mereka sebelum terjun ke dunia kerja,” ujarnya.

Kapten Agus Nuriadi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah desa, serta TNI–Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia berharap sinergi ini dapat terus diperkuat untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan berakhirnya kegiatan KKN, kami berharap seluruh mahasiswa STAINU Pacitan mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan terus mengembangkannya demi masa depan mereka,” pungkasnya.

Pengajian Akbar ini dihadiri berbagai unsur, di antaranya Camat Nawangan Sukarwan, S.Sis., Danramil 05/Nawangan Kapten Inf Agus N., Kapolsek Nawangan Iptu Yuyun K., S.H., Kades Penggung Bolo Winarso, Wakil Ketua II STAINU Imam Mafud, penceramah Ustad M. Hanifudin, perwakilan STAINU Muanas Salim, KUA Nawangan Kamali, anggota Koramil dan Polsek Nawangan, perangkat desa, 16 mahasiswa KKN, serta sekitar 800 warga.

Penutupan KKN STAINU Pacitan melalui Pengajian Akbar ini menjadi momentum penguatan hubungan kampus dengan masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan berbasis pengabdian. Diharapkan, kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang lebih siap, lebih peduli, dan lebih berkontribusi bagi pembangunan daerah. (Kris)
Previous Post Next Post