Pacitanupdate.com | PACITAN — Sungai Grindulu di Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, mulai disurvei sebagai calon lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Survei awal ini menjadi langkah penjajakan pemanfaatan potensi energi air Sungai Grindulu guna mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Jawa Timur.
Survei teknis dilaksanakan di sejumlah titik strategis di Dusun Pager dan Dusun Mojo pada Rabu–Kamis (21–22/1/2026). Kegiatan ini melibatkan PLN Pusat (Jakarta), PLN Regional Jawa Timur, PLN ULP Pacitan, serta konsultan teknis internasional dari Austria dan Jepang. Tim yang berjumlah sekitar 30 orang melakukan pengukuran debit air, kajian topografi, serta peninjauan kondisi lingkungan dengan menyusuri aliran sungai sejak pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB.
Rencana yang dikaji adalah pembangunan PLTA Grindulu Pump Storage (PS) berkapasitas total 4×250 megawatt. Kepala ULP PLN Pacitan, Herdina Tri Handayani, selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa survei ini difokuskan pada pengumpulan data awal sebagai dasar kajian lanjutan sebelum masuk tahap perencanaan detail.
Camat Tegalombo, Edy Wasana, S.E., menyampaikan bahwa survei tersebut masih bersifat penjajakan awal. Meski demikian, pemerintah kecamatan menyambut positif rencana pembangunan PLTA karena dinilai memiliki dampak strategis bagi Pacitan.
“Jika nanti terealisasi, manfaatnya tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan listrik, tetapi juga berpotensi dikembangkan bagi wisata air dan mendukung sistem irigasi pertanian masyarakat,” ujarnya.
Edy menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan final terkait kelayakan proyek. Seluruh proses masih menunggu hasil kajian teknis, lingkungan, serta sosial ekonomi secara menyeluruh. “Ini baru survei awal, belum masuk perencanaan detail. Keputusan kelayakan akan ditentukan setelah kajian lengkap,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan survei, Babinsa Koramil 0801/04 Tegalombo turut melakukan pendampingan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Koptu Destiko, mewakili Danramil 0801/04 Tegalombo, menegaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas kewilayahan TNI dalam mendukung program pembangunan nasional.
“Kehadiran kami untuk menjamin keamanan kegiatan survei sekaligus menjalin komunikasi dengan pelaksana dan masyarakat setempat,” jelasnya.
Pemerintah Desa Pucangombo juga menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan PLTA Grindulu. Pihak desa berharap seluruh elemen masyarakat dan tokoh setempat dapat bersinergi mendukung rencana ini. Namun demikian, pemerintah desa mencatat tantangan berupa keterbatasan akses jalan menuju lokasi yang perlu menjadi perhatian pada tahap selanjutnya.
Secara umum, rencana pembangunan PLTA Grindulu PS dinilai sejalan dengan kebijakan nasional pengembangan EBT dan upaya pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Bagi Pacitan, proyek ini dipandang sebagai peluang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar Sungai Grindulu.
Ke depan, apabila hasil kajian lanjutan menunjukkan kelayakan, PLTA Grindulu berpotensi menjadi salah satu proyek strategis energi terbarukan di wilayah selatan Jawa Timur. Dengan dukungan lintas sektor dan pengawalan aparat teritorial, diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan transparan, berkelanjutan, serta tetap mengedepankan kelestarian lingkungan dan kepentingan sosial masyarakat Pacitan. (Kris/Red)
Tags:
Daerah