TNI–Warga Perkuat Pondasi Jembatan Gantung Garuda II di Pagutan

Pacitanupdate | Pacitan — Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda II di Dusun Karang, Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, memasuki tahap pembuatan pondasi utama sebagai penguat konstruksi, Minggu (25/1/2026). Tahap ini menjadi bagian krusial untuk menjamin ketahanan jembatan terhadap arus sungai dan kondisi alam setempat.

Pengerjaan pondasi dilakukan secara gotong royong oleh personel Kodim 0801/Pacitan bersama warga, bersamaan dengan pembangunan konstruksi jembatan gantung utama. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk mempercepat proses kerja sekaligus memastikan kualitas bangunan sesuai standar keselamatan.

Pondasi penguat dibangun dengan memperkuat seling jembatan menggunakan susunan batu kali yang dipadukan campuran beton. Metode ini dipilih untuk mencegah erosi dan potensi longsor, sehingga jembatan diharapkan memiliki daya tahan jangka panjang.

Babinsa Koramil 0801/03 Arjosari, Serma Didik, menjelaskan bahwa program Jembatan Perintis Garuda merupakan inisiatif nasional yang dilaksanakan melalui jajaran Kodim di wilayah yang benar-benar membutuhkan akses penghubung. “Pembangunan jembatan ini bertujuan mempermudah akses ekonomi desa.Kami mengerjakannya bersama warga secara gotong royong agar selesai tepat waktu dan aman digunakan,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, perencanaan konstruksi difokuskan pada ketahanan jangka panjang guna mengamankan jembatan dari derasnya arus sungai di wilayah Pacitan. Dengan demikian, manfaat jembatan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Sinergi TNI dan warga dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda II menjadi cerminan kuatnya kebersamaan dalam pembangunan desa. Diharapkan, setelah rampung, jembatan ini mampu memperlancar mobilitas warga, meningkatkan akses ekonomi, serta mendukung pertumbuhan kesejahteraan masyarakat Desa Pagutan secara berkelanjutan. (*)
Previous Post Next Post