Pacitanupdate.com | PACITAN – Pemerintah Desa Gondosari, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Tahun 2025 di Gedung Olahraga Desa Gondosari, Kamis (5/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus wujud komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Musdes dihadiri Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Punung Narni S.Sos, Kepala Desa Gondosari Fransisca, Babinsa Koramil 10/Punung Kodim 0801/Pacitan Koptu Budi, Bhabinkamtibmas Aiptu Hartono, Ketua BPD Suhendro S.Pd., M.Pd., perangkat desa, pendamping desa, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Kepala Desa Gondosari, perwakilan kecamatan, dan Ketua BPD. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan laporan oleh Sekretaris Desa dan pendamping desa, penandatanganan berita acara pertanggungjawaban, hingga penutupan yang berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Kepala Desa Gondosari, Fransisca, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musdes merupakan sarana evaluasi bersama sekaligus bentuk keterbukaan pemerintah desa kepada masyarakat. Ia berharap seluruh proses pembangunan desa dapat berjalan transparan dan mendapat dukungan aktif dari warga.
Sementara itu, Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Punung Narni S.Sos menyampaikan bahwa Musdes menjadi bagian penting dalam memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran desa. Ia mendorong pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ketua BPD Gondosari, Suhendro S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memberikan masukan dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci terciptanya tata kelola desa yang baik dan berkelanjutan.
Babinsa Desa Gondosari Koptu Budi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan kehadirannya sebagai bentuk dukungan TNI terhadap pelaksanaan pemerintahan desa yang partisipatif dan transparan. “Kehadiran kami juga untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Melalui kegiatan Musdes ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat terus terjaga guna mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan, menjaga stabilitas wilayah, serta memperkuat proses demokrasi di tingkat desa. Pemerintah desa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam setiap tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan demi kemajuan bersama. (Kris)
Tags:
Daerah