Pacitanupdate.com | PACITAN — Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kesejahteraan petani terus digalakkan melalui kolaborasi lintas sektor. Danramil 0801/06 Bandar Kapten Arm Abdul Radjak menghadiri kegiatan Ngaji Tani yang digelar DPC GMNI Pacitan bertema “Dari Lahan ke Pasar: Membaca Potensi dan Arah Petani”, di Rumah Paryanto, Dusun Jambu RT 01 RW 10, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta itu menjadi ruang dialog antara petani, mahasiswa, pemerintah daerah, dan aparat teritorial untuk merumuskan strategi pertanian yang adaptif dan berkelanjutan. Acara dipandu moderator Revi Safii dengan penanggung jawab Ketua DPC GMNI Pacitan, Dela Prastisia.
Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Dr. Arif Setyo Budi, S.Sos., M.Pa., Forkopimca Bandar, penyuluh pertanian dan kehutanan Kecamatan Bandar, Kepala Puskesmas Jeruk drg. Sri Candra Dewi, para kepala dusun se-Desa Jeruk, anggota GMNI, kelompok tani, serta masyarakat setempat.
Ketua DPC GMNI Pacitan, Dela Prastisia, menegaskan bahwa pertanian tidak cukup hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga membutuhkan edukasi dan penguatan ekonomi masyarakat desa. Ia berharap forum diskusi mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan yang dihadapi petani di lapangan.
“Kami ingin kegiatan ini membantu masyarakat menemukan jalan keluar atas berbagai hambatan yang dirasakan petani,” ujarnya.
Ketua DPRD Pacitan, Arif Setyo Budi, menekankan bahwa sektor pertanian tetap menjadi fondasi utama ekonomi daerah. Ia mendorong lahirnya kesepakatan konkret dari forum tersebut, mulai dari penyusunan jadwal tanam hingga pemanfaatan varietas unggul guna meningkatkan hasil panen.
Menurutnya, Dana Desa juga perlu diarahkan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan, seperti pengadaan bibit dan alat mesin pertanian.
“Sinergi petani dan pemerintah menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Arif turut menyinggung program pemerintah, termasuk pembangunan sektor ekonomi berbasis desa dan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang diharapkan mampu menampung serta memperkuat pemasaran hasil pertanian.
Sementara itu, Danramil 0801/06 Bandar Kapten Arm Abdul Radjak menilai kegiatan Ngaji Tani sebagai forum strategis untuk menyerap aspirasi petani sekaligus mencari solusi bersama.
“Kegiatan ini penting sebagai ruang berbagi pengalaman dan merumuskan langkah strategis menuju pertanian modern yang lebih maju dan berkelanjutan di Pacitan,” ungkapnya.
Ia menegaskan komitmen TNI, khususnya Koramil 0801/06 Bandar, untuk terus mendukung program-program positif yang berdampak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun sinergi berkelanjutan antara pemerintah, TNI, mahasiswa, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain mempererat silaturahmi, forum ini juga menjadi sarana pendampingan petani dalam mengatasi berbagai persoalan pertanian sekaligus mendorong produktivitas dan stabilitas wilayah yang kondusif. (Kris/Red)
Tags:
Daerah