Pacitanupdate.com | ARJOSARI – Puluhan prajurit Kodim 0801/Pacitan mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda II sepanjang 25 meter di Dusun Karang, Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, Sabtu (28/2/2026). Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi akses vital penghubung antarwilayah desa dan mendukung aktivitas harian masyarakat.
Pengerjaan jembatan dipimpin Lettu Cke Misrum dengan melibatkan personel TNI bersama warga setempat melalui pola gotong royong. Hingga saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan rangka jembatan serta penyiapan bantalan papan sebagai bagian dari struktur utama konstruksi.
“Pada tahap ini prajurit bersama masyarakat memasang rangka dan menyiapkan bantalan papan jembatan. Selanjutnya akan dilakukan pemasangan papan lantai sebagai akses penyeberangan,” ujar Lettu
Cke Misrum saat dikonfirmasi di lokasi pembangunan.
Menurutnya, pembangunan jembatan menghadapi tantangan medan yang cukup berat. Akses jalan menuju lokasi belum memungkinkan kendaraan pengangkut material menjangkau titik pembangunan. Akibatnya, distribusi bahan dilakukan secara estafet menggunakan arco serta tenaga gotong royong warga.
Meski demikian, proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target dan direncanakan rampung pada awal Maret 2026. Kehadiran prajurit di lapangan, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah, khususnya daerah yang memiliki keterbatasan akses.
Salah satu warga Desa Pagutan menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut. Ia berharap jembatan gantung ini segera dapat difungsikan agar mobilitas warga, terutama untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pertanian, menjadi lebih lancar dan aman.
“Selama ini warga harus memutar cukup jauh untuk menyeberang. Dengan adanya jembatan ini, akses akan lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda II di Kecamatan Arjosari diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah keterbatasan medan dan sarana. (Kris)
Tags:
Daerah