Pacitanupdate.com , PACITAN – Kodim 0801/Pacitan resmi menggelar Aplikasi Latihan Teknis dan Taktis Teritorial Program Gladi Teritorial (Proglatsi) Sistem Blok Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Jumat (22/06/2025). Langkah strategis ini bertujuan memantapkan kesiapsiagaan prajurit dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Pacitan.
Latihan komprehensif ini melibatkan seluruh unsur jajaran Kodim, mulai dari Perwira Staf, Danramil, hingga personel Babinsa yang bersinergi langsung dengan perangkat desa setempat.
Pembekalan Teknis dan Operasi Non-Militer
Dandim 0801/Pacitan melalui Pasiops Kapten Inf Nanang Cahyo menegaskan bahwa latihan ini merupakan sarana krusial untuk membentuk prajurit yang tanggap dan adaptif terhadap kebutuhan wilayah.
"Prajurit kami berikan pembekalan teknis konkret, mulai dari budidaya perikanan hingga metode pendampingan petani. Kami mengoptimalkan peran Babinsa sebagai motor penggerak ketahanan pangan langsung di tengah masyarakat," ujar Kapten Inf Nanang saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, program ini mengacu pada konsep Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Fokusnya tidak hanya pada penguasaan teori, melainkan pada penguatan koordinasi lintas sektor guna membangun sinergi yang solid antara TNI, instansi pemerintah, dan warga.
Sinergi Lintas Sektor dan Harapan Wilayah
Pihak Kodim menilai kolaborasi aktif dengan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan program. Keterlibatan dinas teknis dan perangkat desa diproyeksikan mampu memperluas wawasan serta keahlian para personel di lapangan.
"Pelibatan lintas sektor ini memperkuat sistem ketahanan pangan daerah, yang ujungnya berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Pacitan," pungkas Kapten Inf Nanang.
Melalui Proglatsi Sistem Blok ini, Kodim 0801/Pacitan berharap dapat melahirkan sistem ketahanan wilayah yang efektif, efisien, dan aplikatif. Selain memperkuat sektor pangan, kesiapan ini juga disiapkan sebagai bagian dari mitigasi dan penanggulangan dampak bencana yang sewaktu-waktu dapat mengancam stabilitas wilayah teritorial Pacitan. (KR)