PACITAN || Pacitanupdate.com – Jajaran TNI melalui Babinsa Koramil 0801/05 Nawangan, Serka Suryo Giri, melakukan pendampingan dalam kegiatan Musyawarah Pemutakhiran Data Kemiskinan di Balai Desa Jetis Lor, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Sabtu (20/06/2026). Langkah ini diambil guna memastikan validitas data kependudukan serta ketepatan sasaran penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) pemerintah.
Agenda krusial ini turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan terkait. Di antaranya adalah Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Nawangan Sri Handayani, Kepala Desa Jetis Lor Sarmin, Bhabinkamtibmas Brigadir Triono, Pendamping Desa Raoni, Ketua BPD Desa Jetis Lor Sumarno, serta seluruh jajaran perangkat desa setempat.
Pemutakhiran data ini dinilai strategis mengingat fungsinya sebagai acuan utama dalam menyalurkan program pengentasan kemiskinan, baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun daerah. Kehadiran pihak TNI dan Polri di tengah musyawarah diharapkan dapat meminimalisir potensi kekeliruan data di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serka Suryo Giri menegaskan bahwa peran TNI di tingkat desa adalah sebagai mitra kerja pemerintah desa yang berfungsi membantu mengawal jalannya proses administrasi agar tetap kondusif.
"Kehadiran kami untuk membantu mendampingi, mengawasi, dan menjadi mitra kerja pemdes guna menjaga keamanan serta ketertiban selama musyawarah berlangsung," ujar Serka Suryo Giri.
Selain menjaga stabilitas keamanan, Babinsa juga memberikan motivasi kepada petugas pendata agar melakukan verifikasi berdasarkan kondisi riil warga. Keterlibatan aktif ini juga bertujuan untuk memitigasi potensi konflik sosial yang kerap muncul akibat ketidakpuasan terkait pembagian bantuan.
Melalui pendampingan yang melekat dari Babinsa dan jajaran terkait, proses pemutakhiran data di tingkat desa/kelurahan ini diharapkan dapat berjalan secara jujur, transparan, dan akuntabel. Dengan data yang valid, program-program pembangunan dan jaring pengaman sosial ke depan diproyeksikan dapat menyasar masyarakat yang benar-benar berhak menerima. [Kris]