Pacitanupdate.com | PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan resmi membuka Gelar Budaya Pameran Tosan Aji “Luwung” dan kontes batu akik dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281 tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Perpustakaan Daerah Pacitan, Rabu (4/2/2026), menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal warisan leluhur daerah.
Acara pembukaan dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nurbayu Aji, jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, kepala OPD se-Kabupaten Pacitan, Forkopimca Pacitan, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pacitan, serta pelaku UMKM. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut dipimpin oleh Ketua Panitia, Zain Rohmatika Murni Prabowo.
Dalam sambutannya, Bupati Pacitan Indrata Nurbayu Aji menegaskan bahwa Pacitan memiliki kekayaan budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal, mulai dari tradisi, kesenian, adat istiadat hingga benda pusaka yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, warisan tersebut merupakan identitas daerah yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia menjelaskan, pameran keris, pagelaran wayang suluh, serta kontes batu akik digelar sebagai bentuk edukasi dan apresiasi budaya. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat jati diri daerah. Bupati juga menekankan bahwa upaya pelestarian peninggalan nenek moyang menjadi salah satu cerminan kuatnya identitas suatu daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal dan menghargai warisan budaya, sekaligus memperkuat kebersamaan dan rasa bangga terhadap Pacitan,” ujar Indrata Nurbayu Aji.
Sementara itu, Kapten Cke Andig Arifiyanto yang mewakili Dandim 0801/Pacitan menyampaikan komitmen TNI AD dalam mendukung kegiatan budaya di wilayah Pacitan. Ia menegaskan peran TNI tidak hanya dalam pengamanan wilayah, tetapi juga mendukung kelancaran kegiatan sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kodim 0801/Pacitan siap memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif, sekaligus mendukung perkembangan seni dan budaya daerah,” kata Kapten Andig.
Ketua Panitia Zain Rohmatika Murni Prabowo menambahkan bahwa rangkaian budaya “Luwung” dirancang untuk mengangkat nilai adiluhung tosan aji dan budaya lokal sebagai kekayaan daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi lintas komunitas serta mendorong peningkatan ekonomi kreatif melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Melalui penyelenggaraan Gelar Budaya Pameran Tosan Aji “Luwung”, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap warisan budaya lokal semakin dikenal luas, mampu memperkuat identitas daerah, serta menjadi momentum pelestarian nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. (Kris)
Tags:
Daerah