Cegah Bencana Banjir, Desa Mentoro Pacitan Siap Bangun Tanggul Bronjong Sungai Grindulu

Danramil 0801/01 Pacitan Kapten Kav Dadut Setiyawan bersama jajaran Polsek, instansi PUPR, BBWS Bengawan Solo, perangkat desa, dan pihak kontraktor PT Bimapatriya Pradanaraya saat memberikan paparan dalam agenda Sosialisasi Pengendalian Banjir dan Anak-anak Sungai Grindulu di Desa Mentoro, Pacitan, Kamis (16/07/2026). Sosialisasi ini mematangkan rencana konstruksi tanggul bronjong guna mengantisipasi ancaman longsor akibat banjir. (Foto: Dokumentasi/Istimewa)


PACITAN, Pacitanupdate.com – Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mulai mematangkan rencana pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Pacitan. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi proyek pembangunan bronjong untuk Tanggul Sungai Grindulu beserta anak-anak sungainya yang digelar di Desa Mentoro, Kecamatan Pacitan, pada Kamis (16/07/2026).

​Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyelaraskan persepsi antara pelaksana proyek dan masyarakat setempat, guna mengantisipasi ancaman tanah longsor dan luapan air akibat banjir, sekaligus mendorong kesadaran warga dalam menjaga kebersihan drainase lingkungan.

​Hadir dalam sosialisasi ini perwakilan PPK Kantor BWS Ilyas, Kasi Perencanaan Prapto, Dinas PUPR Pacitan, Kepala Desa Mentoro Mashoeri, Kepala Desa Nanggungan Mulyanto, Kapolsek Pacitan Iptu Yuyun Kridianto, Danramil 0801/01 Pacitan Kapten Kav Dadut Setiyawan, pihak kontraktor dari PT Bimapatriya Pradanaraya, serta perwakilan tokoh masyarakat.

​Danramil 0801/01 Pacitan, Kapten Kav Dadut Setiyawan, menyatakan komitmen penuh jajaran TNI untuk mengawal dan mendukung kelancaran proyek infrastruktur yang berorientasi pada keselamatan serta kepentingan hajat hidup orang banyak ini.

​"Kami selaku aparat teritorial akan terus mendukung setiap program pembangunan demi kepentingan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pekerjaan berlangsung," ujar Kapten Kav Dadut di sela-sela kegiatan.


​Lebih lanjut, ia menekankan krusialnya koordinasi berkala antarpihak, termasuk para pelaku usaha di sekitar bantaran sungai. Sinergi ini dinilai penting agar mobilitas proyek berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas perekonomian harian warga setempat.

​Melalui pembangunan tanggul bronjong ini, diharapkan struktur tanah di sepanjang aliran Sungai Grindulu semakin kokoh dalam menahan debit air tinggi. Selain infrastruktur fisik, masyarakat juga diimbau konsisten merawat saluran drainase pemukiman demi terciptanya lingkungan teritorial yang bersih, sehat, dan aman dari ancaman bencana hidrometeorologi. (KR)
Lebih baru Lebih lama