Kerahkan Unit Tambahan Kodim dan Yonif, Kebakaran Lahan Produksi di Pacitan Akhirnya Padam

Sinergi taktis personel Kodim 0801/Pacitan, armada Yonif TP 934/SBY, pemadam kebakaran, dan warga setempat saat memadamkan sisa bara api di area industri kayu Kebonagung, Pacitan, Rabu (15/7/2026). Penanganan terpadu berhasil mengendalikan situasi dan mencegah kerugian materiil yang lebih besar di pemukiman warga sekitarnya. (Foto : Istimewa)


PACITAN, Pacitanupdate.com – Kebakaran hebat melanda kawasan hutan rakyat dan area pembuangan limbah kayu milik CV Sengon Sidomulyo di Dusun Klepu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Rabu (15/7/2026) pagi. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh tindakan tidak sengaja oknum masyarakat yang melakukan aktivitas pembakaran sampah di sekitar kawasan hutan.

​Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 07.30 WIB ketika Derman, salah seorang pengelola CV Sengon Sidomulyo, melihat adanya kobaran api di area hutan rakyat milik warga sekitar. Akibat hembusan angin yang cukup kencang, api dengan cepat merambat menuju area penampungan limbah sisa pengolahan kayu milik perusahaan yang berselisih dekat. Menyadari bahaya yang mengancam, pihak pengelola langsung melaporkan insiden tersebut kepada Babinsa Koramil 0801/02 Kebonagung.

​Mendapat laporan dari warga, Babinsa Koramil 0801/02 Kebonagung Sertu Dian segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Guna melokalisasi pergerakan api agar tidak kian meluas, ia memantau situasi dan langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pacitan. Sekitar pukul 07.55 WIB, 2 (dua) unit mobil Damkar dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pacitan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman awal dibantu warga sekitar.

​“Setelah menerima laporan dari warga, kami segera mendatangi TKP untuk memetakan situasi dan langsung menghubungi unit Damkar Pacitan. Mengingat material di lokasi didominasi limbah kayu kering yang membuat kobaran api meluas dengan sangat cepat, kami juga berkoordinasi untuk mendatangkan bantuan armada tambahan,” ujar Sertu Dian saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Rabu (15/7).


​Guna mempercepat proses evakuasi dan penjinakan api, Sertu Dian meminta dukungan taktis tambahan. Alhasil, 1 unit armada Damkar beserta 1 unit kendaraan pengangkut air dari Yonif TP 934/SBY, serta 1 unit armada Damkar dari Kodim 0801/Pacitan turut dikerahkan ke lokasi guna memperkuat perbantuan armada.

​Upaya keras dari tim gabungan TNI, petugas pemadam kebakaran, dan partisipasi aktif masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil. Kobaran api utama berhasil dipadamkan secara keseluruhan pada pukul 10.40 WIB. Kendati demikian, dikarenakan material yang terbakar berupa tumpukan limbah kayu yang tebal dan menyerap panas, proses pendinginan (cooling down) masih terus intensif dilakukan petugas guna mengantisipasi munculnya titik api baru dari bara yang tersembunyi.

​Hingga pukul 10.50 WIB, situasi di lokasi dilaporkan telah aman dan terkendali tanpa adanya korban jiwa maupun luka-luka. Namun, dampak kerugian materiil tercatat cukup signifikan, meliputi hangusnya lahan hutan produktif milik warga seluas kurang lebih 2 hektar serta area limbah kayu CV Sengon Sidomulyo seluas kurang lebih 10 meter persegi.

​Menindaklanjuti pascabencana tersebut, Babinsa Koramil Kebonagung kini tengah berkoordinasi dengan instansi pemerintah daerah terkait guna melakukan pendataan kerugian secara rinci serta langkah mitigasi lanjutan. Pihak TNI juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi musim kemarau.

​“Kami sangat mengharapkan dan menghimbau masyarakat sekitar agar selalu siaga dan waspada. Di tengah situasi musim kemarau dengan kondisi angin yang bertiup kencang, tindakan membakar sampah di dekat hutan sangatlah berbahaya. Percikan api sekecil apa pun dapat memicu kebakaran lahan skala besar dengan sangat cepat,” pungkas Sertu Dian. (KR)
Lebih baru Lebih lama